Rokok Elektrik Lebih Berbahaya Dari Rokok Biasa

Rokok Elektrik Lebih Berbahaya Dari Rokok Biasa

Banyak yang beranggapan bahaya rokok elektrik tidak menghasilkan asap yang berbahaya, perlu diketahui bahwa rokok elektrik memiliki kadar nikotin yang lebih berbahaya dari rokok biasa, karna memiliki zat adiktif,nikotin, dan bahan kimianya yang lebih tinggi.

Apabila menghirup atau menghisap rokok elektic bisa mempengaruhi otak, sistem saraf, dan jantung. Zat kimia yang terkandung dalam rokok tersebut bisa meningkatkan tekanan darah dan detak jantung yang berlebihan. Semakin tinggi dosis nikotin yang dihasilkan akan semakin tinggi juga tekanan darah dan detak jantung. Hal tersebut dapat menimbulkan kelainan detak jantung (aritmia), pada kasus yang jarang terutama dosisn nikotinnya yang tinggi akan menyebabkan gagal jantung dan kematian.

Rokok Elektrik Lebih Berbahaya Dari Rokok Biasa

Pengguna rokok elktrik dapat merasa depresi, cepat lelah, emosi yang tidak teratur dan mengidamkan lebih banyak nikotin. Seiring penggunaan yang berlanjut, maka akan menyebabkan masalah kesehatan yang serius, termasuk penyakit jantung, pembekuan darah, luka lambung, dan kematian.

Rokok Elektrik Lebih Berbahaya Dari Rokok Biasa

Kebanyakan pengguna rokok elektrik adalah anak-anak dan remaja, hal ini sangat disayangkan karena kurangnya kesadaran terhadap kesehatan mereka. Oleh karena itu pemerintah Indonesia terus memaparkan bahaya dari rokok, dengan memasang rambu dilarang merokok di tempat umum dan diberi tulisan peringatan seperti : MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER TENGGOROKAN, SERANGAN JANTUNG, KANKER PARU-PARU, IMPOTENSI, GANGGUAN KEHAMILAN DAN KEMATIAN.