Sistem Pembayaran Kontraktor Sebagai Pengelola Proyek

Perusahaan kontraktor yang berperan sebagai pengelola proyek menerapkan sistem pembayaran cost and fee. Sistem ini berbeda dengan sitem termin sebab kontraktor tidak menawarkan jasa dalam bentuk paket melainkan hanya memegang tugas yang kami sebutkan sebelumnya. Umumnya kontraktor akan langsung mengambli upah dari nilai proyek dengan kisaran mulai dari 10% hingga 20%.

Sebelum perjanjian atau kontrak disetujui dengan klien maka kontraktor wajib untuk menyiapkan jadwal dan anggaran lalu diperlihatkan kepada klien. Pada tahap ini klien dapat mendiskusikan segala aspek yang untuk menyesuikannya dengan kebutuhan dan dana yang dimiliki.

Sistem Pembayaran Kontraktor Sebagai Pengelola Proyek

Jika sudah disepakati maka klien pun telah mengetahui berapa banyak uang yang harus disediakan pada tiap – tiap bulan. Besaran dana untuk setiap bulannya bisa berbeda – beda sebab tahap yang dikerjakan pun berbeda.

Jadi kontraktor bangunan yang menjadi pengelola proyek memang selalu menerapkan sistem pembayaran cost and fee agar mereka mudah dalam mengelola dana yang dibutuhkan hingga proyek selesai. Untuk perbedaan uang yang dibutuhkan pada tiap bulannya dan jika ternyata lebih kecil dari yang dianggarkan sebelumnya maka sisa tersebut akan ditagih pada bulan berikutnya yang lebih besar kebutuhannya.